Artikel

BERITA
Admin SMAN 3 PPU

Sekolah Bakti BCA : Workshop STEM 1

Penajam Paser Utara – Memasuki tahun kedua kemitraan dengan program Bakti BCA, SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi guru

Read More »

Sekolah Bakti BCA : SMAN 3 PPU Dorong Penguasaan Coding, Bekali Siswa untuk Era Digital

Penajam Paser Utara_SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU) dalam rangkaian program “Sekolah Bakti BCA” yang berfokus pada workshop dan pendampingan guru untuk mengembangkan potensi siswa di bidang sains dan digital. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 Juni 2025 di ruang pertemuan sekolah, secara khusus menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan digital, terutama coding, di era modern ini. Sebanyak 20 siswa yang terdiri dari anggota Club Sains dan Club Digital (Desain dan Coding) berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kepala Sekolah dalam sambutannya menekankan relevansi materi yang diberikan. “Ini adalah hal baru dan ilmunya sangat bermanfaat bagi kalian di masa depan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan mengikuti kegiatan dengan baik dan aktif bertanya,” ujarnya, menggarisbawahi urgensi pemahaman teknologi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi yang meresap ke setiap sendi kehidupan, kemampuan coding telah menjadi salah satu keterampilan krusial yang harus dimiliki generasi muda. Coding tidak hanya sekadar membuat program, tetapi juga melatih cara berpikir logis, memecahkan masalah secara sistematis, dan mendorong inovasi. Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, di mana teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan otomatisasi semakin dominan, penguasaan coding membuka banyak peluang karir dan memungkinkan individu untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta. Oleh karena itu, inisiatif seperti yang dilakukan Bakti BCA dan SMAN 3 PPU sangat vital dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di masa depan. Selama workshop, Club Sains fokus pada pembelajaran cara membuat karya tulis ilmiah dan persiapan lomba penelitian, mengasah kemampuan analisis dan penyampaian informasi. Sementara itu, anggota Club Digital mendalami coding menggunakan Arduino Uno, yang memungkinkan mereka untuk langsung mempraktikkan konsep dasar pemrograman dalam aplikasi fisik. Salah satu peserta dari Club Digital, Bagus, mengungkapkan antusiasmenya. “Saya sangat senang bisa belajar coding dan langsung praktik menyelesaikan proyek. Ini pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya. Antusiasme para siswa diharapkan dapat menjadi pemicu bagi SMAN 3 PPU untuk terus berinovasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di era digital. This article was written by: Andika Khoirurroziqin ( X-5)

Read More »

PASKIBRAKA: Siswi SMAN 3 PPU Terpilih wakili kaliman kalimantan timur dalam seleksi Paskibraka Nasional 2025

Penajam Paser Utara — Kebanggaan besar kembali hadir bagi dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Susanti Handayani, siswi kelas X-5 SMAN 3 Penajam Paser Utara, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan terpilih sebagai salah satu dari enam siswa yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional tahun 2025. Seleksi Paskibraka tingkat provinsi yang digelar beberapa waktu lalu diikuti oleh puluhan siswa-siswi terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Dari hasil seleksi yang berlangsung ketat dan kompetitif, nama Susanti muncul sebagai salah satu peserta terbaik yang dinyatakan lolos untuk mewakili Kaltim ke tingkat Nasional. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Susanti dan keluarganya, tetapi juga membawa nama baik bagi SMAN 3 PPU dan Kabupaten Penajam Paser Utara di kancah Nasional. Kepala SMAN 3 PPU, Bapak Yusva, S. Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Ini adalah pencapaian luar biasa. Susanti adalah sosok yang rajin, disiplin, dan berdedikasi tinggi. Kami yakin ia akan mampu membawa nama baik Kalimantan Timur di tingkat nasional,” ujarnya. Sementara itu, Susanti mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa terpilih. Ini adalah kesempatan besar, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam seleksi nasional nanti,” kata Susanti dengan penuh semangat. Seleksi Paskibraka Nasional 2025 akan dilaksanakan di Jakarta pada pertengahan tahun ini. Para peserta terpilih nantinya akan mendapat pelatihan intensif dan berpeluang menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang. Prestasi yang diraih Susanti diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi, serta menjadi bukti bahwa kerja keras dan semangat tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Read More »

Dukung Kesehatan Siswa: SMAN 3 PPU Kerja Sama Dengan Puskesmas Sepaku 3 Gelar Program TTD Mingguan

Penajam Paser Utara – Mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, itulah yang diimplementasikan di SMAN 3 PPU, untuk mencegah dari penyakit Anemia (kurang darah) pada siswi SMAN 3 PPU maka sekolah bekerjasama dengan pihak puskesmas Sepaku 3 dalam pembagian TTD (Tablet Tambah Darah) setiap seminggu sekali. Pemberian TTD ini diberikan secara blanket approach dimana siswi diharuskan meminum TTD untuk mencegah Anemia dan meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh tanpa dilakukan  skrining awal terlebih dahulu. Kegiatan ini dipandu langsung oleh petugas kesehatan yang hadir ke kelas-kelas dan didampingi dengan guru BK. Siswi SMAN 3 PPU termasuk remaja putri yang rentan menderita penyakit Anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, remaja putri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat serta diet yang terkadang keliru dikalangan remaja putri. Apabila remaja putri mengalami Anemia maka akan berisiko mengalami anemia saat hamil nantinya. Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan, ada beberapa alasan kenapa remaja putri perlu minum tablet tambah darah, antara lain: Mencegah Anemia: Remaja putri rutin mengalami haid dan kehilangan banyak darah setiap  bulan,sehingga tubuhnya rentan mengalami anemia dengan gejala anemia seperti lemas, tidak bugar, dan mudah pingsan. Menunjang fase Tumbuh Kembang: Remaja putri sedang memasuki fase tumbung kembang yang cukup pesat, sehingga tubuhnya membutuhkan zat besi lebih banyak keeimbang masa kanak-kanak. Menambah Kebutuhan Zat Besi: Terkadang sebagian remaja putri mengonsumsi makanan atau asupan kadar zat besi dan protein yang kurang memadai. Menjaga Kemampuan Berpikir: Perlu diketahui, anemia juga bisa menyebabkan susah konsentrasi, gampang lupa, dan kemmapuan berpikir menurun. Kondisi ini bisa mempengaruhi prestasi dan produktivitas belajar di sekolah. Menjaga Daya Tahan Tubuh: Peran zat besi juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular virus/penyakit. Investasi Kesehatan Jangka Panjang: Fungsi tablet tambah darah untuk remaja putri juga bisa jadi investasi kesehatan yang dipanen dalam jangka Panjang. Sementara itu, pihak Puskesmas Sepaku 3 menjelaskan bahwa konsumsi TTD secara rutin merupakan langkah preventif yang sangat efektif dalam menurunkan angka anemia pada remaja. Selain pembagian tablet, kegiatan ini juga dibarengi dengan edukasigizi dan pola hidup sehat agar siswa lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan adanya program ini, diharapkan siswa SMAN 3 PPU, khususnya remaja putri, dapat tumbuh sehat, aktif, dan terhindar dari risiko anemia yang dapat mengganggu aktivitas belajar maupun kehidupan sehari-hari.

Read More »

ASESMEN SUMATIF : SMAN 3 PPU Selenggarakan Asesmen Sumatif Sebagai Evaluasi Capaian Hasil Belajar Peserta Didik

Penajam Paser Utara – SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU) menyelenggarakan kegiatan asesmen sumatif sebagai bagian dari evaluasi capaian hasil belajar peserta didik pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 19 hingga 28 Mei 2025dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI. Pelaksanaan asesmen dimulai setiap harinya tepat pukul 07.30 WITA, diawali dengan pengarahan dari panitia pelaksana serta pengecekan administrasi peserta. Suasana tertib dan kondusif terlihat jelas sejak pagi hari. Para pengawas ruangan memastikan semua prosedur berjalan lancar sesuai dengan teknis yang telah ditetapkan. Ketua panitia asesmen, Bapak Andy Nurzaman, menyampaikan bahwa asesmen sumatif ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana peserta didik memahami materi yang telah dipelajari selama satu semester. “Asesmen ini tidak hanya menjadi alat ukur keberhasilan siswa, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif ke depan,” ujarnya. Proses asesmen dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip kejujuran, objektivitas, dan integritas. Selain itu, pihak sekolah juga memastikan kenyamanan dan kesiapan sarana-prasarana selama kegiatan berlangsung. Dengan terselenggaranya asesmen sumatif ini, SMAN 3 PPU berharap dapat terus meningkatkan mutu pembelajaran dan membentuk profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Read More »

JUARA 1 DUTA GENRE PUTRI: Prestasi Gemilang Siswi SMAN 3 PPU di Tingkat Kabupaten

Penajam Paser Utara – Kabar membanggakan datang dari SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU). Dalam ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2025, salah satu siswi terbaik SMAN 3 PPU, Astiara, berhasil meraih Juara 1 Duta GenRe Putri. SMAN 3 PPU mengirimkan tiga perwakilan dalam ajang bergengsi tersebut, yaitu Astiara, Habib Muhammad Al-Mahdi As-Shiddiq, dan Muhammad Rakha Fadhullrahman. Ketiganya menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam setiap tahapan seleksi yang meliputi wawasan kependudukan, keterampilan komunikasi, dan kepemimpinan remaja. Namun, Astiara tampil paling menonjol dengan kemampuan public speaking yang luar biasa serta pemahaman mendalam tentang program GenRe. Prestasi Astiara tidak lepas dari dukungan serta bimbingan dari para guru pembina dan pendamping sekolah yang selalu memberikan motivasi, arahan, dan pelatihan kepada para peserta sejak awal persiapan hingga tahap akhir kompetisi. Kepala SMAN 3 PPU Bapak Yusva, S.Pd menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa siswa-siswi kami mampu bersaing secara positif dan membawa nama baik sekolah di tingkat kabupaten. Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya. Ajang Duta GenRe merupakan program yang diinisiasi oleh BKKBN sebagai bagian dari edukasi dan penguatan karakter remaja agar mampu menjadi agen perubahan dalam menyuarakan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga bagi generasi muda. Dengan keberhasilan ini, Astiara akan melanjutkan langkahnya ke tingkat provinsi sebagai wakil Kabupaten Penajam Paser Utara. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian luar biasa berikutnya bagi siswa-siswi SMAN 3 PPU.

Read More »

Siswa SMAN 3 PPU Terpilih Jadi Presenter: “Menulis Bareng Bersama Perpustakaan PPU” dan Tampil di Talkshow Smart FM Balikpapan

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara yakni Nabila Dewi Cantika yang terpilih sebagai presenter utama dalam acara “Menulis Bareng” yang digelar oleh Perpustakaan Penajam Paser Utara dan  sekaligus mendapatkan kehormatan tampil dalam talkshow eksklusif bersama Smart FM Balikpapan, pada Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan talkshow berlangsung di ruang kepala SMAN 3 Penajam Paser utara  dan disiarkan langsung oleh Smart FM melalui cannel youtube https://www.youtube.com/live/oQ9nLojExuI?si=tjd23UCe1koaG13K sebagai bagian dari upaya memperkenalkan karya dan potensi generasi muda daerah. Talkshow ini mengangkat tema “Menelusuri Game Online sebagai Sumber Ide Riset dan Ekspresi Pelajar Zaman sekarang “ dan menjadi wadah bagi siswa untuk berbagi pengalaman, inspirasi, serta proses kreatif dalam menulis. Tak hanya itu, sosok Nabila Dewi Cantika dikenal aktif dalam kegiatan literasi di sekolah. Jadi tak heran saat sesi presentasi di acara “Menulis Bareng”, ia memukau dan menarik perhatian dewan juri dalam penyampaian yang lugas, penuh semangat, dan menyentuh sisi emosional pembaca muda. “Terpilihnya Nabila Dewi Cantika bukan hanya karena kemampuan menulisnya, tapi juga karena keberaniannya menyampaikan ide-ide segar dan inspiratif. Ini adalah bukti bahwa pelajar SMAN 3 PPU mampu bersaing dan tampil di panggung yang lebih luas,” ujar Kepala Sekolah SMAN 3 PPU saat ditemui usai acara talkshow. Dalam talkshow ini tidak hanya Nabila saja tapi juga Pak Sahram selaku Waka Kesiswaan. Dalam talkshow beliau menyampaikan bahwa pihak sekolah mengapresiasi penuh kesempatan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan minat literasi di kalangan siswa. Tak hanya itu, dukungan itu memberikan ruang bagi semua siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya agar dapat memperoleh banyak pengalaman selain kemampuan akademik di sekolah. Kolaborasi antara Perpustakaan PPU dan Smart FM Balikpapan dinilai sebagai terobosan positif dalam memperkuat ekosistem literasi sekolah.  Selain mengangkat karya pelajar, kegiatan ini juga membentuk koneksi antara dunia pendidikan dan media profesional. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara pada khususnya dan untuk terus berkarya dan percaya bahwa setiap tulisan mereka berarti.

Read More »

Belajar Sambil Berkarya: Siswa SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara Produksi Gula Aren dari Nira

Penajam Paser Utara – Siswa-siswi SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara menunjukkan semangat belajar yang tinggi dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kearifan Lokal, melalui praktik pembuatan gula aren secara sederhana di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dipandu langsung oleh para fasilitator kelas dan penanggung jawab P5 Pak Andre dan Ibu Ekawati. Proyek ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kepada generasi muda salah satu warisan budaya lokal yang mulai jarang dikenal, yakni proses tradisional pembuatan gula aren dari air nira pohon enau. Kegiatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengenalan pohon aren, pengambilan air nira, hingga proses pemanasan dan pencetakan menjadi gula padat siap pakai. Setiap kelas mendapatkan jatah 2,5 liter air nira sebagai bahan utama dalam praktik pembuatan gula aren. Air nira tersebut kemudian diolah oleh siswa melalui proses tradisional yang sederhana namun sarat pembelajaran. Mulai dari proses pemanasan di atas kompor, pengadukan secara terus-menerus, hingga pencetakan gula ke dalam cetakan batok atau wadah lainnya. “Proyek ini bertujuan mengenalkan siswa pada warisan budaya lokal dan mengasah keterampilan mereka dalam pengolahan bahan alam yang bernilai ekonomi,” ungkap Ibu Ekawati. Ia juga menambahkan bahwa proses ini mengajarkan siswa nilai-nilai kesabaran, kerja keras, dan kerja sama tim. Siswa yang terlibat tampak antusias mengikuti setiap proses. Selain mendapatkan pengetahuan baru, mereka juga memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kolaboratif, di mana siswa bekerja sama, berbagi tugas, dan menyelesaikan proses secara bersama-sama. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Siswa dari berbagai kelas tampak sangat antusias mengikuti seluruh tahapan, mulai dari persiapan hingga hasil akhir. Beberapa siswa bahkan berlomba-lomba mencetak gula dengan bentuk menarik. “Saya baru pertama kali melihat langsung cara membuat gula aren. Ternyata seru dan cukup menantang, apalagi saat harus mengaduk nira yang panas,” kata Bagus salah satu siswa kelas X sambil tersenyum. Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara tidak hanya menanamkan nilai-nilai kebudayaan lokal, tetapi juga mendorong pembelajaran aktif berbasis pengalaman nyata, selaras dengan semangat kurikulum merdeka.Dengan dukungan penuh dari sekolah dan semangat siswa yang tinggi, kegiatan P5 ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran bisa dikemas dengan menyenangkan dan bermakna, sambil tetap melestarikan kearifan lokal yang berharga. This article was written by: Sitti Amelia, S.Pd

Read More »

PASKIBRA : Dua Siswa SMAN 3 PPU Ikut Seleksi Paskibra Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025

Penajam Paser Utara — Dua siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU), atas nama Susanti dan Rustu Buyung, keduanya berasal dari kelas X-5, berhasil lolos menjadi bagian dari enam perwakilan Kabupaten Penajam Paser Utara yang akan mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Kegiatan pelepasan secara resmi dilakukan pada hari Kamis, 8 Mei 2025, bertempat di Kantor Bupati Penajam Paser Utara. Acara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara dan turut didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten PPU. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian para siswa yang berhasil mewakili kabupaten di ajang seleksi tingkat provinsi. Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah. “Kalian membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Penajam Paser Utara. Junjung tinggi semangat kebangsaan dan kedisiplinan selama proses seleksi,” ujar Sekda. Sementara itu, Kepala Kesbangpol menambahkan bahwa keenam perwakilan telah melewati proses seleksi ketat di tingkat kabupaten. Ia menyampaikan bahwa selain kemampuan fisik dan baris-berbaris, sikap nasionalisme dan mental yang kuat juga menjadi kunci utama dalam seleksi di tingkat provinsi. Susanti dan Rustu Buyung menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa terpilih mewakili sekolah dan daerah. Keduanya bertekad memberikan performa terbaik dan berharap dapat lolos hingga ke tingkat nasional. Partisipasi ini menunjukkan komitmen SMAN 3 PPU dalam mendukung pengembangan karakter dan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang kedisiplinan, kepemimpinan, dan cinta tanah air. This article was written by: Sahram, S.Pd

Read More »

Sekolah Bakti BCA : Workshop STEM 1

Penajam Paser Utara – Memasuki tahun kedua kemitraan dengan program Bakti BCA, SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Workshop STEM 1. Acara yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Mei 2025 ini bertujuan membekali para pendidik dengan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) ke dalam proses belajar mengajar. Kegiatan workshop yang bertempat di ruang pertemuan sekolah ini dibuka secara resmi oleh Pengawas SMA se-Kabupaten, Bapak Kartijan, S.Pd., MM. Dalam sambutannya, Bapak Kartijan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif sekolah dan Bakti BCA. Beliau menekankan urgensi penguasaan STEM di era abad ke-21. “Pembelajaran STEM bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Saya berharap Bapak dan Ibu guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya diri dan mentransformasikan ilmu ini kepada peserta didik kita,” tegasnya. Kegiatan workshop ini dipandu oleh dua tenaga ahli di bidang STEM, yaitu Coach Muhammad Fauzi Nur Fahrudin, S.Pd., dan Ahmad Zain Fuad, M.Pd. Dengan gaya penyampaian yang menarik dan interaktif, kedua coach berhasil memantik antusiasme para guru. Materi workshop fokus pada pemahaman filosofi STEM dan praktik penyusunan design thinking yang aplikatif untuk diterapkan di kelas. Para peserta aktif terlibat dalam diskusi, studi kasus, dan simulasi pembelajaran berbasis STEM. Kepala Sekolah SMA Negeri 3 PPU mengungkapkan optimismenya terhadap dampak positif workshop ini. “Kami berharap melalui kegiatan ini, Bapak dan Ibu guru semakin percaya diri dan termotivasi untuk berkolaborasi menciptakan pengalaman belajar yang relevan, menarik, dan menantang bagi siswa-siswi kami melalui pendekatan STEM,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa integrasi STEM diharapkan dapat menumbuhkan daya kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan problem-solving siswa. Kegiatan Workshop STEM 1 ini menjadi bukti komitmen Bakti BCA dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri 3 PPU, khususnya dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan peluang di era digital ini. This article was written by: Maya Mulyasari, S.Pd

Read More »

Pelepasan Siswa SMAGA: Bukan Akhir, Tapi Awal Perjalanan Baru

Penajam Paser Utara _ Perpisahan dan pelepasan murid di sekolah bukan sekadar agenda tahunan. Tapi sebuah tradisi yang menyimpan lapisan emosi. Bahkan menjadi bagian dari budaya pendidikan di Indonesia meskipun bentuk dan skalanya berbeda-beda dimulai dengan yang sederhana sampai ke level yang memukau. Namun hakikatnya tetaplah sama yakni melepas murid yang telah menyelesaikan satu jenjang pendidikan. Tak hanya itu, di momen perpisahan sekolah selalu ada tawa yang mengiringi jejak kenangan, ada tetesan air mata yang tak mampu tepiskan, ada suasana haru karena melangkah menuju mimpi hingga berpelukan yang lebih berbicara daripada sekadar kata-kata. Semua momen itu merupakan bagian dari kejadian batin yang diam-diam mengajarkan banyak hal mengenai waktu, makna pertemanan, dan merelakan sesuatu yang sudah seharusnya berakhir. Diiringin cuaca mendung yang bergelayut di langit, perpisahan dan pelepasan kelas XII angkatan XXI dilaksanakan secara meriah dan penuh haru di lapangan SMAN 3 Penajam Paser Utara pada Hari Rabu, 30 April 2025. Seluruh siswa kelas XII tampil anggun dan menawan dengan balutan busana kebaya dan jas pilihan terbaiknya. Acara yang dimulai dari pembukaan, penampilan seni, sambutan, penganugerahan siswa berprestasi hingga puncak pelepasan yang menjadi rangkaian akhir acara pelepasan dan perpisahan di SMAN 3 Penajam Paser utara. Dalam sambutan kepala sekolah Bapak Yusva menyampaikan agar seluruh murid tetap menjaga nama baik sekolah dan menjaga silaturahmi dengan guru jika bertemu dengan guru. Menurut beliau, mengapa guru tidak menegur lebih dahulu karena banyaknya siswa yang diajarnya apalagi masa baktinya sudah lama jadi ingatan kepada nama siswa juga memiliki keterbatasan. “Angkatan XXI merupakan angkatan yang banyak menorehkan banyak prestasi yang mengharumkan nama baik sekolah baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional” ujar Pak Yusva dalam sambutannya. Begitu juga menurut salah satu kelas XII yang bernama Sabrina Ramadhani yang mendapat apresiasi sebagai siswa yang berprestasi sampai ke tingkat nasional sampai dua kali yakni sebagai potret Kurikulum Merdeka dan AHM Best Student.  Menurut Sabrina Ramadhani perpisahan sebagai refleksi yakni “Selama di SMA saya mendapat banyak momen berharga yang tidak akan pernah saya lupakan termasuk jadi salah satu siswa berprestasi, di balik setiap pencapaian itu ada perjuangan dan tenaga juga yang saya korbankan. Nggak selalu mudah, ada saat-saatnya saya gagal, capek, dan ragu sama diri sendiri. Tapi dari situ saya belajar untuk terus berusaha. Dan kegagalan-kegagalan kecil itulah saya tumbuh. Saya bersyukur dan berterima kasih punya keluarga, guru, dan teman-teman yang terus mendukung saya.  Prestasi ini bukan hanya milik saya, tapi juga milik semua yang sudah percaya dan menemani saya sepanjang perjalanan sekolah di SMAN 3 PPU”.  Itulah ungkapan rasa haru dan juga rasa bangga atas pencapaian prestasi Sabrina yang penuh perjuangan yang membuahkan hasil. Sampai puncak haru terasa saat pemutaran video kenangan perjalanan tiga tahun di bangku SMA. Banyak siswa tampak meneteskan air mata, mengenang momen suka duka selama proses belajar bersama. Sebagai penutup, seluruh siswa kelas XII mengabadikan momen dalam sesi foto bersama. “Ini bukan akhir, tapi awal dari cerita kami yang baru. Terima kasih SMAN 3 untuk segala kenangan indahnya,” ujar Tabina Anindita salah satu siswa kelas XII dengan mata berkaca-kaca yang banyak menorehkan prestasi terutama di jurnalistik. Acara perpisahan ini menjadi bukti bahwa akhir masa SMA bisa begitu indah, penuh makna, dan tak akan mudah dilupakan. This article was written by: Suciati, S.Pd

Read More »

Sekolah Bakti BCA : SMAN 3 PPU Dorong Penguasaan Coding, Bekali Siswa untuk Era Digital

Penajam Paser Utara_SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU) dalam rangkaian program “Sekolah Bakti BCA” yang berfokus pada workshop dan pendampingan guru untuk mengembangkan potensi siswa di bidang sains dan digital. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 Juni 2025 di ruang pertemuan sekolah, secara khusus menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan digital, terutama coding, di era modern ini. Sebanyak 20 siswa yang terdiri dari anggota Club Sains dan Club Digital (Desain dan Coding) berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kepala Sekolah dalam sambutannya menekankan relevansi materi yang diberikan. “Ini adalah hal baru dan ilmunya sangat bermanfaat bagi kalian di masa depan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan mengikuti kegiatan dengan baik dan aktif bertanya,” ujarnya, menggarisbawahi urgensi pemahaman teknologi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi yang meresap ke setiap sendi kehidupan, kemampuan coding telah menjadi salah satu keterampilan krusial yang harus dimiliki generasi muda. Coding tidak hanya sekadar membuat program, tetapi juga melatih cara berpikir logis, memecahkan masalah secara sistematis, dan mendorong inovasi. Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, di mana teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan otomatisasi semakin dominan, penguasaan coding membuka banyak peluang karir dan memungkinkan individu untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta. Oleh karena itu, inisiatif seperti yang dilakukan Bakti BCA dan SMAN 3 PPU sangat vital dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di masa depan. Selama workshop, Club Sains fokus pada pembelajaran cara membuat karya tulis ilmiah dan persiapan lomba penelitian, mengasah kemampuan analisis dan penyampaian informasi. Sementara itu, anggota Club Digital mendalami coding menggunakan Arduino Uno, yang memungkinkan mereka untuk langsung mempraktikkan konsep dasar pemrograman dalam aplikasi fisik. Salah satu peserta dari Club Digital, Bagus, mengungkapkan antusiasmenya. “Saya sangat senang bisa belajar coding dan langsung praktik menyelesaikan proyek. Ini pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya. Antusiasme para siswa diharapkan dapat menjadi pemicu bagi SMAN 3 PPU untuk terus berinovasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di era digital. This article was written by: Andika Khoirurroziqin ( X-5)

Read More »

PASKIBRAKA: Siswi SMAN 3 PPU Terpilih wakili kaliman kalimantan timur dalam seleksi Paskibraka Nasional 2025

Penajam Paser Utara — Kebanggaan besar kembali hadir bagi dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Susanti Handayani, siswi kelas X-5 SMAN 3 Penajam Paser Utara, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan terpilih sebagai salah satu dari enam siswa yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional tahun 2025. Seleksi Paskibraka tingkat provinsi yang digelar beberapa waktu lalu diikuti oleh puluhan siswa-siswi terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Dari hasil seleksi yang berlangsung ketat dan kompetitif, nama Susanti muncul sebagai salah satu peserta terbaik yang dinyatakan lolos untuk mewakili Kaltim ke tingkat Nasional. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Susanti dan keluarganya, tetapi juga membawa nama baik bagi SMAN 3 PPU dan Kabupaten Penajam Paser Utara di kancah Nasional. Kepala SMAN 3 PPU, Bapak Yusva, S. Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Ini adalah pencapaian luar biasa. Susanti adalah sosok yang rajin, disiplin, dan berdedikasi tinggi. Kami yakin ia akan mampu membawa nama baik Kalimantan Timur di tingkat nasional,” ujarnya. Sementara itu, Susanti mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa terpilih. Ini adalah kesempatan besar, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam seleksi nasional nanti,” kata Susanti dengan penuh semangat. Seleksi Paskibraka Nasional 2025 akan dilaksanakan di Jakarta pada pertengahan tahun ini. Para peserta terpilih nantinya akan mendapat pelatihan intensif dan berpeluang menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang. Prestasi yang diraih Susanti diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi, serta menjadi bukti bahwa kerja keras dan semangat tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Read More »

Dukung Kesehatan Siswa: SMAN 3 PPU Kerja Sama Dengan Puskesmas Sepaku 3 Gelar Program TTD Mingguan

Penajam Paser Utara – Mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, itulah yang diimplementasikan di SMAN 3 PPU, untuk mencegah dari penyakit Anemia (kurang darah) pada siswi SMAN 3 PPU maka sekolah bekerjasama dengan pihak puskesmas Sepaku 3 dalam pembagian TTD (Tablet Tambah Darah) setiap seminggu sekali. Pemberian TTD ini diberikan secara blanket approach dimana siswi diharuskan meminum TTD untuk mencegah Anemia dan meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh tanpa dilakukan  skrining awal terlebih dahulu. Kegiatan ini dipandu langsung oleh petugas kesehatan yang hadir ke kelas-kelas dan didampingi dengan guru BK. Siswi SMAN 3 PPU termasuk remaja putri yang rentan menderita penyakit Anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, remaja putri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat serta diet yang terkadang keliru dikalangan remaja putri. Apabila remaja putri mengalami Anemia maka akan berisiko mengalami anemia saat hamil nantinya. Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan, ada beberapa alasan kenapa remaja putri perlu minum tablet tambah darah, antara lain: Mencegah Anemia: Remaja putri rutin mengalami haid dan kehilangan banyak darah setiap  bulan,sehingga tubuhnya rentan mengalami anemia dengan gejala anemia seperti lemas, tidak bugar, dan mudah pingsan. Menunjang fase Tumbuh Kembang: Remaja putri sedang memasuki fase tumbung kembang yang cukup pesat, sehingga tubuhnya membutuhkan zat besi lebih banyak keeimbang masa kanak-kanak. Menambah Kebutuhan Zat Besi: Terkadang sebagian remaja putri mengonsumsi makanan atau asupan kadar zat besi dan protein yang kurang memadai. Menjaga Kemampuan Berpikir: Perlu diketahui, anemia juga bisa menyebabkan susah konsentrasi, gampang lupa, dan kemmapuan berpikir menurun. Kondisi ini bisa mempengaruhi prestasi dan produktivitas belajar di sekolah. Menjaga Daya Tahan Tubuh: Peran zat besi juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular virus/penyakit. Investasi Kesehatan Jangka Panjang: Fungsi tablet tambah darah untuk remaja putri juga bisa jadi investasi kesehatan yang dipanen dalam jangka Panjang. Sementara itu, pihak Puskesmas Sepaku 3 menjelaskan bahwa konsumsi TTD secara rutin merupakan langkah preventif yang sangat efektif dalam menurunkan angka anemia pada remaja. Selain pembagian tablet, kegiatan ini juga dibarengi dengan edukasigizi dan pola hidup sehat agar siswa lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan adanya program ini, diharapkan siswa SMAN 3 PPU, khususnya remaja putri, dapat tumbuh sehat, aktif, dan terhindar dari risiko anemia yang dapat mengganggu aktivitas belajar maupun kehidupan sehari-hari.

Read More »

ASESMEN SUMATIF : SMAN 3 PPU Selenggarakan Asesmen Sumatif Sebagai Evaluasi Capaian Hasil Belajar Peserta Didik

Penajam Paser Utara – SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU) menyelenggarakan kegiatan asesmen sumatif sebagai bagian dari evaluasi capaian hasil belajar peserta didik pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 19 hingga 28 Mei 2025dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI. Pelaksanaan asesmen dimulai setiap harinya tepat pukul 07.30 WITA, diawali dengan pengarahan dari panitia pelaksana serta pengecekan administrasi peserta. Suasana tertib dan kondusif terlihat jelas sejak pagi hari. Para pengawas ruangan memastikan semua prosedur berjalan lancar sesuai dengan teknis yang telah ditetapkan. Ketua panitia asesmen, Bapak Andy Nurzaman, menyampaikan bahwa asesmen sumatif ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana peserta didik memahami materi yang telah dipelajari selama satu semester. “Asesmen ini tidak hanya menjadi alat ukur keberhasilan siswa, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif ke depan,” ujarnya. Proses asesmen dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip kejujuran, objektivitas, dan integritas. Selain itu, pihak sekolah juga memastikan kenyamanan dan kesiapan sarana-prasarana selama kegiatan berlangsung. Dengan terselenggaranya asesmen sumatif ini, SMAN 3 PPU berharap dapat terus meningkatkan mutu pembelajaran dan membentuk profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Read More »

JUARA 1 DUTA GENRE PUTRI: Prestasi Gemilang Siswi SMAN 3 PPU di Tingkat Kabupaten

Penajam Paser Utara – Kabar membanggakan datang dari SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU). Dalam ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2025, salah satu siswi terbaik SMAN 3 PPU, Astiara, berhasil meraih Juara 1 Duta GenRe Putri. SMAN 3 PPU mengirimkan tiga perwakilan dalam ajang bergengsi tersebut, yaitu Astiara, Habib Muhammad Al-Mahdi As-Shiddiq, dan Muhammad Rakha Fadhullrahman. Ketiganya menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam setiap tahapan seleksi yang meliputi wawasan kependudukan, keterampilan komunikasi, dan kepemimpinan remaja. Namun, Astiara tampil paling menonjol dengan kemampuan public speaking yang luar biasa serta pemahaman mendalam tentang program GenRe. Prestasi Astiara tidak lepas dari dukungan serta bimbingan dari para guru pembina dan pendamping sekolah yang selalu memberikan motivasi, arahan, dan pelatihan kepada para peserta sejak awal persiapan hingga tahap akhir kompetisi. Kepala SMAN 3 PPU Bapak Yusva, S.Pd menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa siswa-siswi kami mampu bersaing secara positif dan membawa nama baik sekolah di tingkat kabupaten. Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya. Ajang Duta GenRe merupakan program yang diinisiasi oleh BKKBN sebagai bagian dari edukasi dan penguatan karakter remaja agar mampu menjadi agen perubahan dalam menyuarakan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga bagi generasi muda. Dengan keberhasilan ini, Astiara akan melanjutkan langkahnya ke tingkat provinsi sebagai wakil Kabupaten Penajam Paser Utara. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian luar biasa berikutnya bagi siswa-siswi SMAN 3 PPU.

Read More »

Siswa SMAN 3 PPU Terpilih Jadi Presenter: “Menulis Bareng Bersama Perpustakaan PPU” dan Tampil di Talkshow Smart FM Balikpapan

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara yakni Nabila Dewi Cantika yang terpilih sebagai presenter utama dalam acara “Menulis Bareng” yang digelar oleh Perpustakaan Penajam Paser Utara dan  sekaligus mendapatkan kehormatan tampil dalam talkshow eksklusif bersama Smart FM Balikpapan, pada Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan talkshow berlangsung di ruang kepala SMAN 3 Penajam Paser utara  dan disiarkan langsung oleh Smart FM melalui cannel youtube https://www.youtube.com/live/oQ9nLojExuI?si=tjd23UCe1koaG13K sebagai bagian dari upaya memperkenalkan karya dan potensi generasi muda daerah. Talkshow ini mengangkat tema “Menelusuri Game Online sebagai Sumber Ide Riset dan Ekspresi Pelajar Zaman sekarang “ dan menjadi wadah bagi siswa untuk berbagi pengalaman, inspirasi, serta proses kreatif dalam menulis. Tak hanya itu, sosok Nabila Dewi Cantika dikenal aktif dalam kegiatan literasi di sekolah. Jadi tak heran saat sesi presentasi di acara “Menulis Bareng”, ia memukau dan menarik perhatian dewan juri dalam penyampaian yang lugas, penuh semangat, dan menyentuh sisi emosional pembaca muda. “Terpilihnya Nabila Dewi Cantika bukan hanya karena kemampuan menulisnya, tapi juga karena keberaniannya menyampaikan ide-ide segar dan inspiratif. Ini adalah bukti bahwa pelajar SMAN 3 PPU mampu bersaing dan tampil di panggung yang lebih luas,” ujar Kepala Sekolah SMAN 3 PPU saat ditemui usai acara talkshow. Dalam talkshow ini tidak hanya Nabila saja tapi juga Pak Sahram selaku Waka Kesiswaan. Dalam talkshow beliau menyampaikan bahwa pihak sekolah mengapresiasi penuh kesempatan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan minat literasi di kalangan siswa. Tak hanya itu, dukungan itu memberikan ruang bagi semua siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya agar dapat memperoleh banyak pengalaman selain kemampuan akademik di sekolah. Kolaborasi antara Perpustakaan PPU dan Smart FM Balikpapan dinilai sebagai terobosan positif dalam memperkuat ekosistem literasi sekolah.  Selain mengangkat karya pelajar, kegiatan ini juga membentuk koneksi antara dunia pendidikan dan media profesional. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara pada khususnya dan untuk terus berkarya dan percaya bahwa setiap tulisan mereka berarti.

Read More »

Belajar Sambil Berkarya: Siswa SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara Produksi Gula Aren dari Nira

Penajam Paser Utara – Siswa-siswi SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara menunjukkan semangat belajar yang tinggi dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kearifan Lokal, melalui praktik pembuatan gula aren secara sederhana di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dipandu langsung oleh para fasilitator kelas dan penanggung jawab P5 Pak Andre dan Ibu Ekawati. Proyek ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kepada generasi muda salah satu warisan budaya lokal yang mulai jarang dikenal, yakni proses tradisional pembuatan gula aren dari air nira pohon enau. Kegiatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengenalan pohon aren, pengambilan air nira, hingga proses pemanasan dan pencetakan menjadi gula padat siap pakai. Setiap kelas mendapatkan jatah 2,5 liter air nira sebagai bahan utama dalam praktik pembuatan gula aren. Air nira tersebut kemudian diolah oleh siswa melalui proses tradisional yang sederhana namun sarat pembelajaran. Mulai dari proses pemanasan di atas kompor, pengadukan secara terus-menerus, hingga pencetakan gula ke dalam cetakan batok atau wadah lainnya. “Proyek ini bertujuan mengenalkan siswa pada warisan budaya lokal dan mengasah keterampilan mereka dalam pengolahan bahan alam yang bernilai ekonomi,” ungkap Ibu Ekawati. Ia juga menambahkan bahwa proses ini mengajarkan siswa nilai-nilai kesabaran, kerja keras, dan kerja sama tim. Siswa yang terlibat tampak antusias mengikuti setiap proses. Selain mendapatkan pengetahuan baru, mereka juga memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kolaboratif, di mana siswa bekerja sama, berbagi tugas, dan menyelesaikan proses secara bersama-sama. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Siswa dari berbagai kelas tampak sangat antusias mengikuti seluruh tahapan, mulai dari persiapan hingga hasil akhir. Beberapa siswa bahkan berlomba-lomba mencetak gula dengan bentuk menarik. “Saya baru pertama kali melihat langsung cara membuat gula aren. Ternyata seru dan cukup menantang, apalagi saat harus mengaduk nira yang panas,” kata Bagus salah satu siswa kelas X sambil tersenyum. Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara tidak hanya menanamkan nilai-nilai kebudayaan lokal, tetapi juga mendorong pembelajaran aktif berbasis pengalaman nyata, selaras dengan semangat kurikulum merdeka.Dengan dukungan penuh dari sekolah dan semangat siswa yang tinggi, kegiatan P5 ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran bisa dikemas dengan menyenangkan dan bermakna, sambil tetap melestarikan kearifan lokal yang berharga. This article was written by: Sitti Amelia, S.Pd

Read More »

PASKIBRA : Dua Siswa SMAN 3 PPU Ikut Seleksi Paskibra Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025

Penajam Paser Utara — Dua siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU), atas nama Susanti dan Rustu Buyung, keduanya berasal dari kelas X-5, berhasil lolos menjadi bagian dari enam perwakilan Kabupaten Penajam Paser Utara yang akan mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Kegiatan pelepasan secara resmi dilakukan pada hari Kamis, 8 Mei 2025, bertempat di Kantor Bupati Penajam Paser Utara. Acara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara dan turut didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten PPU. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian para siswa yang berhasil mewakili kabupaten di ajang seleksi tingkat provinsi. Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah. “Kalian membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Penajam Paser Utara. Junjung tinggi semangat kebangsaan dan kedisiplinan selama proses seleksi,” ujar Sekda. Sementara itu, Kepala Kesbangpol menambahkan bahwa keenam perwakilan telah melewati proses seleksi ketat di tingkat kabupaten. Ia menyampaikan bahwa selain kemampuan fisik dan baris-berbaris, sikap nasionalisme dan mental yang kuat juga menjadi kunci utama dalam seleksi di tingkat provinsi. Susanti dan Rustu Buyung menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa terpilih mewakili sekolah dan daerah. Keduanya bertekad memberikan performa terbaik dan berharap dapat lolos hingga ke tingkat nasional. Partisipasi ini menunjukkan komitmen SMAN 3 PPU dalam mendukung pengembangan karakter dan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang kedisiplinan, kepemimpinan, dan cinta tanah air. This article was written by: Sahram, S.Pd

Read More »

Sekolah Bakti BCA : Workshop STEM 1

Penajam Paser Utara – Memasuki tahun kedua kemitraan dengan program Bakti BCA, SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Workshop STEM 1. Acara yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Mei 2025 ini bertujuan membekali para pendidik dengan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) ke dalam proses belajar mengajar. Kegiatan workshop yang bertempat di ruang pertemuan sekolah ini dibuka secara resmi oleh Pengawas SMA se-Kabupaten, Bapak Kartijan, S.Pd., MM. Dalam sambutannya, Bapak Kartijan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif sekolah dan Bakti BCA. Beliau menekankan urgensi penguasaan STEM di era abad ke-21. “Pembelajaran STEM bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Saya berharap Bapak dan Ibu guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya diri dan mentransformasikan ilmu ini kepada peserta didik kita,” tegasnya. Kegiatan workshop ini dipandu oleh dua tenaga ahli di bidang STEM, yaitu Coach Muhammad Fauzi Nur Fahrudin, S.Pd., dan Ahmad Zain Fuad, M.Pd. Dengan gaya penyampaian yang menarik dan interaktif, kedua coach berhasil memantik antusiasme para guru. Materi workshop fokus pada pemahaman filosofi STEM dan praktik penyusunan design thinking yang aplikatif untuk diterapkan di kelas. Para peserta aktif terlibat dalam diskusi, studi kasus, dan simulasi pembelajaran berbasis STEM. Kepala Sekolah SMA Negeri 3 PPU mengungkapkan optimismenya terhadap dampak positif workshop ini. “Kami berharap melalui kegiatan ini, Bapak dan Ibu guru semakin percaya diri dan termotivasi untuk berkolaborasi menciptakan pengalaman belajar yang relevan, menarik, dan menantang bagi siswa-siswi kami melalui pendekatan STEM,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa integrasi STEM diharapkan dapat menumbuhkan daya kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan problem-solving siswa. Kegiatan Workshop STEM 1 ini menjadi bukti komitmen Bakti BCA dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri 3 PPU, khususnya dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan peluang di era digital ini. This article was written by: Maya Mulyasari, S.Pd

Read More »

Pelepasan Siswa SMAGA: Bukan Akhir, Tapi Awal Perjalanan Baru

Penajam Paser Utara _ Perpisahan dan pelepasan murid di sekolah bukan sekadar agenda tahunan. Tapi sebuah tradisi yang menyimpan lapisan emosi. Bahkan menjadi bagian dari budaya pendidikan di Indonesia meskipun bentuk dan skalanya berbeda-beda dimulai dengan yang sederhana sampai ke level yang memukau. Namun hakikatnya tetaplah sama yakni melepas murid yang telah menyelesaikan satu jenjang pendidikan. Tak hanya itu, di momen perpisahan sekolah selalu ada tawa yang mengiringi jejak kenangan, ada tetesan air mata yang tak mampu tepiskan, ada suasana haru karena melangkah menuju mimpi hingga berpelukan yang lebih berbicara daripada sekadar kata-kata. Semua momen itu merupakan bagian dari kejadian batin yang diam-diam mengajarkan banyak hal mengenai waktu, makna pertemanan, dan merelakan sesuatu yang sudah seharusnya berakhir. Diiringin cuaca mendung yang bergelayut di langit, perpisahan dan pelepasan kelas XII angkatan XXI dilaksanakan secara meriah dan penuh haru di lapangan SMAN 3 Penajam Paser Utara pada Hari Rabu, 30 April 2025. Seluruh siswa kelas XII tampil anggun dan menawan dengan balutan busana kebaya dan jas pilihan terbaiknya. Acara yang dimulai dari pembukaan, penampilan seni, sambutan, penganugerahan siswa berprestasi hingga puncak pelepasan yang menjadi rangkaian akhir acara pelepasan dan perpisahan di SMAN 3 Penajam Paser utara. Dalam sambutan kepala sekolah Bapak Yusva menyampaikan agar seluruh murid tetap menjaga nama baik sekolah dan menjaga silaturahmi dengan guru jika bertemu dengan guru. Menurut beliau, mengapa guru tidak menegur lebih dahulu karena banyaknya siswa yang diajarnya apalagi masa baktinya sudah lama jadi ingatan kepada nama siswa juga memiliki keterbatasan. “Angkatan XXI merupakan angkatan yang banyak menorehkan banyak prestasi yang mengharumkan nama baik sekolah baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional” ujar Pak Yusva dalam sambutannya. Begitu juga menurut salah satu kelas XII yang bernama Sabrina Ramadhani yang mendapat apresiasi sebagai siswa yang berprestasi sampai ke tingkat nasional sampai dua kali yakni sebagai potret Kurikulum Merdeka dan AHM Best Student.  Menurut Sabrina Ramadhani perpisahan sebagai refleksi yakni “Selama di SMA saya mendapat banyak momen berharga yang tidak akan pernah saya lupakan termasuk jadi salah satu siswa berprestasi, di balik setiap pencapaian itu ada perjuangan dan tenaga juga yang saya korbankan. Nggak selalu mudah, ada saat-saatnya saya gagal, capek, dan ragu sama diri sendiri. Tapi dari situ saya belajar untuk terus berusaha. Dan kegagalan-kegagalan kecil itulah saya tumbuh. Saya bersyukur dan berterima kasih punya keluarga, guru, dan teman-teman yang terus mendukung saya.  Prestasi ini bukan hanya milik saya, tapi juga milik semua yang sudah percaya dan menemani saya sepanjang perjalanan sekolah di SMAN 3 PPU”.  Itulah ungkapan rasa haru dan juga rasa bangga atas pencapaian prestasi Sabrina yang penuh perjuangan yang membuahkan hasil. Sampai puncak haru terasa saat pemutaran video kenangan perjalanan tiga tahun di bangku SMA. Banyak siswa tampak meneteskan air mata, mengenang momen suka duka selama proses belajar bersama. Sebagai penutup, seluruh siswa kelas XII mengabadikan momen dalam sesi foto bersama. “Ini bukan akhir, tapi awal dari cerita kami yang baru. Terima kasih SMAN 3 untuk segala kenangan indahnya,” ujar Tabina Anindita salah satu siswa kelas XII dengan mata berkaca-kaca yang banyak menorehkan prestasi terutama di jurnalistik. Acara perpisahan ini menjadi bukti bahwa akhir masa SMA bisa begitu indah, penuh makna, dan tak akan mudah dilupakan. This article was written by: Suciati, S.Pd

Read More »
Scroll to Top