PENAJAM PASER UTARA – SMAN 3 Penajam Paser Utara menerima kunjungan jajaran Polresta Kawasan Ibu Kota Nusantara pada Jumat (06/11/2026). Kegiatan ini menyosialisasikan dan membina gerak jasmani yang benar untuk persiapan seleksi penerimaan anggota Polri.
Kepala SMAN 3 PPU, Bapak Yusva, S.Pd., menyambut hangat kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini. Beliau mendampingi langsung seluruh rangkaian acara tersebut. Bapak Yusva menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Polresta Kawasan IKN. Polresta memberikan bimbingan teknis serta motivasi kepada para peserta didik yang berminat mengabdi sebagai anggota Polri.
Narasumber KOMPOL MUHADI, S.Ag., M.H. dan IPTU BAGUS SUKOTJO, S.Pd. menyampaikan materi pada sesi teori. Kedua pemateri memaparkan lima pilar utama penentu kesiapan fisik calon pendaftar:
- Pemanasan dan Peregangan (Warming-Up & Stretching): Teknik ini menyiapkan otot dan sendi secara optimal agar terhindar dari risiko cedera saat latihan berat.
- Teknik Dasar Latihan Fisik: Pelaksanaan gerakan seperti push-up, sit-up, pull-up, dan lari mengikuti standar baku penilaian kesamaptaan Polri.
- Pengaturan Intensitas Latihan: Manajemen porsi latihan secara bertahap (progressive overload) meningkatkan kondisi fisik tanpa memicu kelelahan berlebih (overtraining).
- Pendinginan (Cooling-Down): Peregangan akhir mengembalikan detak jantung ke kondisi normal dan mempercepat pemulihan otot.
- Pola Hidup Sehat: Penerapan langkah ini meliputi asupan gizi seimbang, kedisiplinan istirahat, serta pemenuhan kebutuhan hidrasi harian.
Usai sesi teori, kegiatan berlanjut ke sesi praktik langsung di lapangan sekolah. Instruktur Gerakan Jasmani AIPDA HERIYADI, S.E. memimpin langsung sesi praktik tersebut. MC lapangan BRIPDA MUH. SAM’AN YUSUF BUCHARI membawakan acara secara energik. Para siswa mempraktikkan variasi latihan kesamaptaan secara presisi sesuai petunjuk teknis instruktur.

Melalui sinergi ini, SMAN 3 PPU berharap para siswa yang berminat menjadi insan Bhayangkara dapat mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tersebut meliputi pembentukan fisik secara matang, terukur, dan disiplin. menjadi insan Bhayangkara dapat mempersiapkan diri secara matang, terukur, dan disiplin sejak dini





