Pelatihan Teacher as Trainer hasil kerja sama dengan Bakti BCA dilaksanakan di SMAN 3 Penajam Paser Utara dari 21 hingga 23 April 2026. Kegiatan ini mengangkat topik utama Ilmu Komunikasi sebagai bekal penting bagi para tenaga pendidik.
Pelatihan bertujuan menumbuhkan passion guru sebagai trainer, sehingga tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga mampu berbagi pengetahuan lebih luas. Hal tersebut disampaikan oleh Siti Rachmah yang mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan banyak manfaat. “Ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi modal berharga untuk mengembangkan diri sebagai trainer,” ujarnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perbedaan peran antara guru dan trainer. Teknik penyampaian materi, metode pelatihan, serta strategi membangun motivasi peserta. Hari kedua difokuskan pada penguatan kemampuan komunikasi, khususnya perbedaan antara komunikasi verbal dan nonverbal. Sementara itu, pada hari ketiga, Pemateri memberikan praktik langsung tentang teknik membuka dan menutup pelatihan secara impresif dan memukau.
Sebagai tindak lanjut, para guru melaksanakan micro teaching sebagai bentuk praktik penerapan ilmu yang telah dipelajari. Kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan andragogi—mengamati, mengemukakan, menganalisis, menyimpulkan dipadukan konsep DEFEATS (Demo, Example, Fact, Exhibit, Analog, Testimoni, dan Statistika).

Dalam pelaksanaannya, guru lain berperan sebagai observer untuk memberikan umpan balik. Hasil observasi tersebut menjadi bahan refleksi guna mengevaluasi dan menyempurnakan praktik pembelajaran. Dengan demikian, para guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyampaian materi secara lebih efektif, komunikatif, dan inspiratif.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru SMAN 3 Penajam Paser Utara tidak hanya semakin terampil menyampaikan materi, tetapi juga menjadi agen perubahan. Dengan bekal ilmu komunikasi dan keterampilan sebagai trainer, pendidik diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran lebih hidup, bermakna, serta berdampak luas bagi perkembangan peserta didik maupun masyarakat.





