Hari Pertama PPDB SMAN 3 PPU Diwarnai Kendala Server Dinas

Panitia resmi memulai Seleksi Penerimaan Murid Baru tahun ajaran 2026/2027 gelombang pertama di SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara.

Namun, kendala teknis yang cukup mengganggu jalannya proses pelayanan masyarakat mewarnai pelaksanaan hari pertama pembukaan pendaftaran siswa baru tersebut.

Masalah pada sistem komputerisasi itu akhirnya menyebabkan keterlambatan pelayanan dari jadwal yang sebelumnya pihak panitia sekolah tentukan secara matang.

Demi mengatasi situasi tersebut, panitia terpaksa segera melakukan pengalihan sistem pendaftaran ke metode alternatif yang lebih aman dan stabil.

Panitia sengaja mengambil langkah taktis ini demi memastikan seluruh proses pendaftaran calon siswa baru dapat tetap berjalan secara lancar.

SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara terbukti masih terus menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat di wilayah sekitar sekolah.

Tingginya antusiasme dari para calon siswa baru yang datang langsung untuk mendaftarkan diri mereka menunjukkan keunggulan sekolah tersebut.

Para pendaftar tersebut nyatanya tidak hanya berasal dari lingkungan rukun tetangga setempat yang berada di sekitar area sekolah.

Wilayah asal mereka kini sudah menyebar sangat luas sampai ke desa tetangga bahkan hingga ke anak pegawai Otorita.

Para pegawai dari lembaga Otorita Ibu Kota Nusantara tersebut pada kenyataannya memang notabene berasal dari wilayah luar daerah.

Sekolah melaksanakan pendaftaran gelombang kedua akhir Juni dan setiap siswa yang menerima pengumuman kelulusan wajib segera melakukan daftar ulang.

Pihak sekolah membuka total seratus sembilan puluh kuota pendaftaran dan mereka resmi menerima seratus delapan puluh sembilan siswa.

Kondisi tersebut akhirnya membuat daya tampung pada SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara hanya menyisakan satu kuota kosong.

Namun, isu titipan anak pegawai lembaga Otorita Ibu Kota Nusantara turut mewarnai proses penerimaan siswa baru tahun ini.

Karena status pendaftaran masih memicu kebingungan, panitia akhirnya menyarankan mereka mendaftar ke sekolah terdekat sembari menunggu SMA Otorita.

Facebook
WhatsApp
X
Scroll to Top